Andi Utta Dinilai Kurang Memperhitungkan Bonus Demografi Milenial Pada Pilkada Bulukumba

Ardianto Arsyad saat diskusi Dengan Beberapa Pemuda Bulukumba.13/07/2020

Skalasulsel.com, BULUKUMBA- Generasi milenial dinilai bisa memainkan peran penting dalamĀ  menyukseskan Pilkada 2020 yang demokratis, jujur, adil dan transparan. Mampu berperan sebagai kelompok gladiator, yakni mereka yang secara aktif terlibat dalam proses politik, komunikator, aktivis partai, pekerja kampanye dan aktivis masyarakat.

Bonus demografi dan kecakapan yang dimiliki milenial tentu menjadi sasaran para calon kandidat bupati Bulukumba, baik sebagai komunikator ataupun sebagai basis perolehan suara. Tentu itu bukan menjadi pekerjaan yang mudah dimana kita ketahuai generasi milenial mempunyai karakteristik kreatif, efisien, punya passion produktif, dan dinamis. Sehingga bakal calon bupati ini harus mampu menempatkan dirinya sebagai seorang yang smart , humble dan good looking.

Ardianto Arsyad yang juga Sekjen PB KKMB mengungkapkan dalam diskusi dengan sejumlah pemuda desa Bulukumba, bahwa beberapa kandidat pemimpin seperti Arum Spink, JMS, dan TSY tidak diragukan lagi kapasitasnya, Tommy telah mendeklarasikan loyalis milenialnya, JMS sebagai mantan ketua KNPI sulsel mempunyai loyalis milenial yang militan, Arum Spink selalu aktif dalam kegiatan organisasi kepemudaan menjadi catatan tersendiri bagi milenial bulukumba.

Akan tetapi ada yang menarik pada calon kandidat yang terkenal dengan tagline harapan baru Andi Utta, belum terlihat gaung milenial atau kelompok pemuda yang bergabung dalam barisan kampanyenya. Ardi menambahkan bahwa tidak bisa dipungkiri milenial bisa menjadi motor penggerak komunikasi politik ke grassroot, karena milenial mampu secara dinamis mengolah berbagai isu dan mampu menjadikan media sosial sebagai sarana aktif dalam mensosialisasikan program-program yang akan dilaksanakan nantinya.

“Ini menjadi celah bagi Andi Utta, terlebih beliau ini hanya terpublis lewat baliho, juga menjadi olahan isu dari kelompok tertentu bahwa Andi Utta ini jauh dari figur humble apalagi berbaur dengan kelompok pemuda tentunya berpengaruh pada cara pandang milenial. Ini hanya pandangan kami sebagai pemuda yang ingin melihat kedepan milenial punya tempat dalam proses pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan politik. “Sambungnya.

Leave a Reply