Oknum Polisi Gadungan, Dibekuk Tim Anti Bandit Polres Tanah Bumbu

Foto :Ilustrasi

Skalasulsel.com, Jakarta– Susilo alias Sus (36) dan perempuan berinisial EW berkenalan di media sosial. Susilo yang mengaku sebagai polisi tega memeras bahkan sampai  mengancam EW hingga mentransfer uang sebesar Rp 1, 3 miliar.

Kasat Reskrim AKP Andi Muhammad Iqbal mengungkapkan kasus tersebut berawal dari perkenalan antara tersangka Susilo dan korban EW lewat Facebook beberapa saat lalu.

“Susilo mengaku sebagai anggota kepolisian yang akhirnya membuat EW tertarik menjalin perkenalan dan sering berkomunikasi dengan Susilo” menurut AKP Andi

Bahkan, kata AKP Andi, keduanya saling tukaran nomor telepon. Hubungan tersebut yang dimanfaatkan oleh Susilo untuk meminjam uang kepada EW.

“Alasan memperbaiki mobil pelaku meminjam uang sebesar Rp 1.000.000 dan korban pun menurut saja mengirimkan ke pelaku,” Ungkap Andi, Senin (17/8/2020) malam.

Kepolosan EW terus dimanfaatkan Susilo untuk terus melancarkan aksinya memeras EW.

Dalam aksinya itu, Susilo kerap kali melakukan pengancaman dan tak segan- segan akan melakukan tindak kekerasan. Karena ketakutan, EW pun menuruti permintaan Susilo.

Bukan hanya Susilo, ada tiga teman Susilo juga ikut-ikutan sering menghubungi EW untuk meminta uang yang juga disertai pengancaman.

“Karena tidak tahan diperas dan menerima pengancaman terus-menerus akhirnya korban melapor ke Polres Tanah Bumbu dan langsung kita tindaklanjuti dan memburu para pelaku,” kata Andi.

Aksinya Susilo akhirnya terbongkar, Tim Anti Bandit Polres Tanah Bumbu yang bekerja sama dengan Polres Metro Lampung.

“Setelah penyelidikan, ternyata pelaku bukan merupakan anggota polisi. Pelaku merupakan warga Desa Bumi Restu, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara,” ungkap Andi.

SU, SA, YP, dan AR tak berkutik saat diciduk polisi. Mereka mengakui telah memeras korban hingga mencapai Rp 1,3 miliar.

Para pelakunya pun telah dibawa ke Polres Tanah Bumbu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Comment