Nasdem Tak Pede Usung Askar-Pipink?

Skalasulsel.com, BULUKUMBA- Partai Nasdem sukses memperoleh 5 kursi di DPRD Bulukumba. Kendati demikian, partai berjargon restorasi tersebut sempat berpolemik terkait pergantian ketua DPD, dari sebelumnya dinahkodai Tomy Satria Yulianto yang juga sebagai Wakil Bupati Bukukumba tiba-tiba dilengser oleh Arum Spink yang juga ikut dalam kontestasi pemilihan Calon Bupati dan calon wakil Bupati Bulukumba 2020.

Perlu kita ketahui, diawal banyak pihak yang menilai Tomy Satria Yulianto (TSY) mampu memperoleh rekomendasi Nasdem, terlebih TSY merupakan ketua DPD sebelum digantikan oleh Arum Spink.

Beberapa waktu berlalu Tomy Satria yang berpasangan dengan Andi Makkasau (Karaeng Lompo) percaya diri dan melenggang mengamankan 8 kursi, masing-masing dari PDI-P, PKB dan PBB. Ini berarti sudah aman secara rekomendasi partai sebagai syarat mencalonkan diri sebagai Cabup dan Cawabup sekalipun situasi politik masih berjalan dinamis.

Namun hal berbeda terjadi pada pasangan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Askar-Pipink. Pasangan ini baru memperoleh rekomendasi dari PPP, dimana secara perolehan kursi masih kurang 2 kursi, karena partai berlambang Ka’bah tersebut hanya mengantongi 6 kursi.

Sebenarnya bisa saja melebihi 8 kursi jika partai Nasdem yang dipimpin sendiri oleh Arum Spink telah mengeluarkan rekomendasinya untuk pasangan tersebut.

Menjelang penetapan Cabup-Cawabup, hanya pasangan TSY-Karaeng Lompo yang memenuhi syarat, apakah pasangan Askar-Pipink tidak pede diusung oleh partai Nasdem? Sampai saat ini masih menjadi misteri.

Hal ini membuat Founder Sekolah AKAR ikut berkomentar, Andy Wiranata dengan eksplisit menegaskan bahwa manuver partai Nasdem kita nantikan, memang sesuatu hal yang bisa kita pandang adanya ketidak PD-an partai Nasdem mengusung pasangan bertagline “Bulukumba Asik” tersebut.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kenapa partai Nasdem sampai saat ini belum memberikan rekomendasi.

“Salah satu faktor menurut analisa hemat saya adalah tidak berani ambil resiko. Partai Nasdem dan beberapa partai lain yang belum memberikan rekomendasi agak kurang berani dan takut gagal. Mereka takut untuk menantang Tomy Satria sebagai petahana yang popularitasnya semakin naik. “Tegas Andy

Menurutnya, banyak partai politik saat ini yang melaksanakan pola politik mengekor atau ikut ramai setelah melihat performa petahana dan beberap calon kandidat yang dianggap cukup populer dalam berbagai survei sehingga mendorong banyak partai politik ingin mencari aman dengan melakukan afiliasi politik.

Skenario terkahir jika Nasdem tidak memberikan rekomendasi pada kadernya yang juga ketua DPD Bulukumba saat ini, terlebih Pipink sapaan akrab Arum Spink masih berstatus anggota legislatif aktif di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, akan menarik kita simak sikap politik Nasdem dan Arum Spink bakal berlabuh kemana. “Tutup Andy

Leave a Reply