Komitmen Ciptakan Demokrasi Berkualitas Pada Pilkada Bulukumba, FORDERAK Kembali Lapor Kasatpol-PP dan Ketua APDESI

Foto : Proses Pelaporan FORDERAK Bawaslu Bulukumba. (06/10/2020)

Skalasulsel.com, BULUKUMBA- Forum Demokrasi Rakyat (FORDERAK) kembali sambangi kantor Bawaslu Bulukumba, setelah beberapa waktu yang lalu melaporkan Bupati Bulukumba atas dugaan tindakan tidak netral pada pilkada Bulukumba.

Kini Yurdi selaku Ketua Biro Advokasi dan Humas FORDERAK melaporkan Kasatpol PP karena diduga mengangkut baliho salah satu kandidat cabup/cawabup Tomy Satria Yulianto dan Andi Makkasau.

Selain melaporkan Kasatpol PP, Yurdi turut melaporkan Kades Bonto Bulaeng yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Bulukumba yang juga diduga kuat melakukan pelanggaran berdasarkan foto yang tersebar di media sosial yang melakukan foto bersama dengan Cabup Tomy Satria Yulianto dengan background baliho bertuliskan “Rumah Pemenangan” TSY-AM.

Foto: Hasil Dari proses Pelaporan FORDERAK di Bawaslu Bulukumba. (06/10/2020)

Yurdi berharap laporannya bisa diproses secara profesional sehingga segala bentuk pelanggaran Pemilukada Bulukumba bisa ditindak lanjuti dan mendapat rekomendasi pelanggaran.

“Kami menantang Bawaslu Bulukumba dalam dua kasus yang kami laporkan ini. Secara logika dasar dan kajian kami dalam Forum Demokrasi Rakyat, ini sudah memenuhi unsur pelanggaran berdasarkan UU yang berlaku”. Ungkap Yurdi saat ditemui di kantor Bawaslu

Yurdi menegaskan bahwa, jika kasus ini terselesaikan sesuai harapan, maka Bawaslu mampu merebut hati masyarakat, sehingga masyarakat bisa ikut berpartisipasi aktif membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan terhadap segala bentuk pelanggaran.

“Kami berharap Bawaslu bukan hanya melaksanakan tindakan administratif dan formalitas semata, akan tetapi kami dan masyarakat Bulukumba berharap Bawaslu mampu mencari akar dan motif pelaku-pelaku yang kami duga kuat melakukan pelanggaran ini. “Tegasnya

Tentunya sesuai dengan tujuan awal kami yaitu menciptakan suasana demokrasi yang berkualitas tanpa ada tekanan dari pemangku kekuasaan dari tingkat Kabupaten sampai ke pedesaan.” Lanjut Yurdi

Dikonfirmasi Ketua Bawaslu Ambo Radde Junaid, SE menjelaskan, pihaknya mengapresiasi langkah FORDERAK yang berani melaporkan bentuk-bentuk pelanggaran ke Bawaslu.

“Kami merasa terbantu dengan partisipasi FORDERAK, terkait dengan laporan yang ada, segera kami akan lakukan penelusuran dan jika memenuhi unsur maka akan dilakukan tindak lanjut”. Kata Ambo Radde

“Kami juga menginginkan partispasi seluruh lapisan masyarakat, tidak perlu takut dalam melaporkan pelanggaran tahapan pemilu, karena jika dibiarkan, hal-hal seperti ini yang akan merusak nilai demokrasi”. Tutup Ambo Radde yang dikonfirmasi di kantor Bawaslu

Leave a Reply