Korupsi Mega Proyek DAK Rp 49 M Yang Diduga Libatkan Bupati Bulukumba, AMB Kembali Geruduk Kejati

Foto: Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Bulukumba (AMB) Di Kejati Sulsel. (09/10/2020)

Skalasulsel.com,MAKASSAR- Setahun lebih berlalu pihak Kejati Sulsel yang menangani dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bernilai 49 Miliar Rupiah pada mega proyek rehabilitasi bendungan dan irigasi di Kabupten Bulukumba yang diduga melibatkan Bupati belum menemui kepastian hukum soal siapa aktor intelektualnya.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bukukumba kembali geruduk kantor Kejaksaan tinggi Sulawesi Selatan, jumat (9/10/2020). Dalam orasinya Dody Bakaru menyampaikan keresahan masyarakat Bulukumba karena kasus ini tak kunjung ada tersangkanya, pihaknya pun menyampaikan kekecewaannya terhadap penegakan hukum terlebih beberapa pejabat dan saksi lainnya telah diperiksa.

“Kasus ini terkesan sengaja dibuat berlarut-larut oleh pihak kejati, beberapa saksi sudah diperiksa dan tahapannya pun sudah dalam proses sidik. Harusnya dengan waktu selama itu jika memang bekerja maksimal, pihak kejati sudah mampu mengumpulkan bukti kuat dan segera meringkus pelaku utamanya”. Terang Dody Bakaru

Sementara Kasi Penerangan Hukum, Idil yang menemui massa aksi menjelaskan bahwa kasus ini terus berlanjut dan masih dalam proses.

“Kasus ini terus berlanjut, hanya saja berapapun banyaknya saksi yang telah diperiksa jika saksi tersebut tidak berkualitas, maka tidak mudah untuk mentersangkakan seseorang. Jika teman-teman punya bukti tambahan, silahkan sampaikan ke kami sebagai informasi tambahan”. Terang Idil

Massa merasa kecewa dengan penjelasan pihak Kejati, mereka menganggap pihak Kejati tidak serius dalam mencari bukti-bukti dan tidak ada kemajuan yang signifikan dalam upaya menjerat dalang dan aktor intelektual dalam kasus ini. Kendati demikian mereka menyampaikan akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

Setelah melakukan dialog dengan pihak kejati, massa membubarkan diri dengan tertib.

Leave a Reply