Jadi Tersangka, Kades Bonto Bulaeng Aplus Terancam Mendekam Di Hotel Prodeo

Foto : Kades Bonto Bulaeng Rais Abdul Salam

Skalasulsel.com, BULUKUMBA- Setelah meminta keterangan dari pelapor dan para saksi, hari ini (19/10) giliran Kades Bonto Bulaeng yang juga Ketua APDESI Bulukumba Rais Abdul Salam atau yang kerap disapa “Aplus” menjalani pemeriksaan oleh Kepolisian Resor Bulukumba.

Setelah pemeriksaan yang berlangsung sekitar 2 jam lebih tersebut, Aplus kini ditetapkan sebagai tersangka.

Perlu diketahui bahwa kasus ini akibat dari pelaporan dari Forum Demokrasi Rakyat (FORDERAK) beberapa waktu lalu yang menganggap adanya ketidaknetralan pada Pilkada Bulukumba setelah foto Aplus bersama Tomy Satria Yulianto mengancungkan simbol cinta beredar luas di media sosial.

Koordinator Penyidik, Penegakan Hukum Terpadu (GAKUMDU), Iptu Muh. Dasri membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi.

“Iya betul, Pak Aplus statusnya sudah tersangka, tadi penyidik memeriksa beliau cukup lama. Untuk proses selanjutnya, kita masih mendalami sejumlah keterangan dari para saksi”. Kata Muh. Dasri

Lebih lanjut Muh. Dasri menjelaskan bahwa penetapan tersangka ini karena adanya pelanggaran yang tertuang pada pasal 71 ayat (1) Juncto (188) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilukada.

Tidak main-main terkait pasal yang disangkakan, ancaman pidana kurungan maksimal 6 Bulan penjara dan denda 6 juta rupiah menanti Ketua APDESI tersebut.

Riswandi selaku Staff Sosial Politik FORDERAK mengapresiasi kinerja Bawaslu dan Kepolisian mengenai kasus ini.

“Kami berterima kasih kepada Bawaslu dan pihak Kepolisian karena menangani kasus ini secara serius, tentunya ini mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap Bawaslu dalam rangka penegakan UU Pemilukada”. Tutup Riswandi

Leave a Reply