Program PIP Dan BLT Jadi Instrumen Petahana Pilkada Bulukumba

Foto : Bawaslu Provinsi Sulsel

Skalasulsel.com, MAKASSAR- Salah satu lembaga eksternal yang aktif mengawal jalannya Pilkada di berbagai daerah Sulawesi Selatan yakni Forum Demokrasi Rakyat (FORDERAK) melaporkan Tomy Satria Yulianto yang merupakan petahana dalam Pilkada Bulukumba.

Dasar pelaporannya adalah indikasi pelanggaran terhadap isi yang tertuang dalam UU No 10 Tahun 2016 Pasal 71 ayat (3) terkait dengan pemanfaatan program.

Program yang dimaksud yaitu penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan aspirasi dari anggota DPR-RI Fraksi PKB yaitu Andi Muawiyah Ramly, dimana program ini dibagikan oleh Tomy Satria Yulianto bersama beberapa orang yang mengenakan kaos bertuliskan “Kacamatayya” yang merupakan tagline petahana berpasangan dengan Karaeng Lompo Andi Makkasau..

Bukti pelanggaran selanjutnya berupa pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), dimana Tomy Satria Yulianto ikut membagikan bantuan tersebut ke masyarakat, tidak tanggung-tanggung pembagian BLT-DD hampir dilakukan di semua kecamatan.

“Kami mengajukan bukti yang kuat, dimana bukti tersebut terindikasi melanggar pasal 71 ayat (3), mulai dari bantuan PIP dan BLT”. Pungkas Jalal selaku pelapor

“Kami berharap ini bisa diproses dengan baik. Dalam hal pembagian BLT, saya kira ini memenuhi unsur Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM), terlebih ini dilakukan di beberap kecamatan dan melebihi lima puluh persen dari jumlah kecamatan yang ada”. Tutupnya

Leave a Reply