Forderak: Bawaslu Bulukumba Memble Jalankan Fungsinya

Foto : Kantor Bawaslu Kabupateen Bulukumba

Skalasulsel.com, BULUKUMBA- Berbagai dugaan pelanggaran pemilukada Bulukumba telah dilaporkan oleh Forum Demokrasi Rakyat (FORDERAK) ke pihak Bawaslu, mulai dari dugaan pelanggaran netralitas sejumlah ASN, Bupati, Kepala Satpol PP, Camat, Hingga Kepala Desa dan beberapa kasus serupa lainnya.

Dari sekian laporan yang masuk ke Bawaslu, diantaranya telah mendapatkan rekomendasi ke institusi terkait, dan ada yang sementara berproses di pengadilan, dimana kasus itu sebentar lagi akan menemui titik final yakni dugaan keberpihakan Kepala Desa Bonto Bulaeng yang sekaligus ketua APDESI Bulukumba Rais Abdul Salam.

Namun aktivis Forderak, Dody Bakaru tetap menuding pihak Bawaslu tidak maksimal dalam melakukan pengawasan penyelenggaran pemilu.

“Bawaslu memble dalam menjalankan fungsinya, mereka tidak tanggap dalam mencari dan mengolah informasi berbagai bentuk dugaan pelanggaran”. Pungkas Dody

Dody Bakaru mengigatkan untuk menjaga integritasi Bawaslu dan senantiasa berdiri diatas regulasi dan amanat undang-undang.

“Bawaslu jangan sampai masuk angin, jangan sampai kehilangan integritas hanya karena mengakomodasi berbagai kepentingan pribadi ataupun kelompok”. Terangnya

Dirinya lebih lanjut menyampaikan bahwa Forderak berhak menaruh rasa curiga, karena beberapa indikasi mengarah ke hal tersebut.

“Salah satunya adalah, saksi pelapor kami saat mengikuti jalannya persidangan, Bawaslu pun tidak hadir telat waktu, seolah olah mengulur waktu dan tidak serius menangani dalam permasalahan ini”. Tutupnya yang kami hubungi melalui sambungan telepon

Leave a Reply